Rabu, 19 November 2014

Persada 11 Heppot

 kami sebagian dari angkatan 2011 yang tinggal di komplek persada. sebenarnya kami ada sekitar 20 anggota, tapi yang lain lagi pada ada tugas negara. hahaha
kami memang selalu mengabadiakn moment2 bersama kami. mau pas ulang tahun, makan bersama, acara masak-masak dadakan, ngebandrek bareng, konser2 gak jelas juga termasuk kgiatan kami kalau lagi weekend. biasanyna kami foto-foto itu. yang cewek-cewek nya paling repot kalau uda masalah foto. yang cowok-cowoknya selalu sok cool tapi pas uda giliran foto mereka paling susah diatur.
pengennya selalu nampil paling depan biar mukanya paling ngezoom pas difoto. hahaha
kami berbeda-beda tapi tetap satu jua (bineka tunggal ika kali yaaa :D)
gak terasa sebentar lagi satu per satu dari kami bakalan pergi ninggalin persada. tapi biar gimana pun kami tetap satu angakatan yang gak bakalan tercerai-berai oleh ruang dan waktu. wkwkwkw (ngalay coy)
semangat terus buat kita ya guys. semangat berjuang disemester-semester banyak kita. semoga kita tetap solid sampai kapan pun. I love u 11 persadaku #kecupbasah dari penulis. hahaahaha

Rabu, 08 Oktober 2014

Cerita pasca baca Jurnal referensi judul

ini nih yang bakalan jadi kesibukanku kedepan ini. gak bisa menghindar sudah pastinya. mau gak mau suka gak suka ya memang harus ngelakuinnya. sebernarnya bingung mau ngapain, what I must do for the first step.. yah ini pertanyaan yang sering nongol diotak kanan dan otak kiri ku sekarang. abis masih banyak abu-abu nya untuk ngerjain apa dulu. jurnal-jurnal uda dibaca tapi kok belum nemu referensi yang tepat ya. hahaha..
apa harus baca mantra dulu kali ya, ehh baca doa yang tepatnya. semangat aja deh buat kita teman-teman yang uda mulai sok sibuk dengan Tugas Akhir. apalah Tugas Akhir itu, hanya sebagai syarat lulus S1 kan. jadi jangan dibawa susah. enjoyed...
semua pasti bakalan terlewati kok, hanya gimana cara kita ngelewatin nya sekarang. mau tetap bersengu-sungut atau mulai move on and do it right now. oke semangat mahasiswa semester banyak. jaga kesehatan, jaga hati, jaga pikiran sudah pasti, jaga pengeluaran juga (derita anak kos), jaga mental kalau mau nemui dosen, dosen juga manusia kok. ceritanya aku lagi nyemangatin diri sendiri juga ini. (semangat putri.. semangat putri..) God Bless ya

Selasa, 30 September 2014

Membuat Widget pada blogspot

Cara pembuatannya sebagai berikut :
1. Pilih Tata Letak.
3. Klik Add Gadget
4. Kemudian Pilih HTML / JavaScript
5. Copy Paste code dibawah ini  kedalamnya.


<a href="http://www.blogger.com/follow-blog.g?blogID=1506414826398027923" title="join this blog" target='_blank'><img height="22" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdbactyrhLDxH-Tg7PmfV3U__i8jTNkMH5QrcdFtaudDKSOVo1brulQTeqc6RR_HHn0fTOGBMABCfmAmRs9ePX5hqqV720os-5fKWpgzCuKMt6WVuEJsI2SDxNkgXDhKegM_2_BN0kkW2e/s1600/Join+This+Site.png"  alt="Join This Blog | Follow Abitalita Blog" width="108" /></a><br/><a style="font-size:8px;margin:-10px 0 0 -3px;" href="http://abitalita.blogspot.com/2012/10/membuat-tombol-follow-blog-lebih-simple.html" title="get this widget from http://abitalita.blogspot.com">Get This</a>



Bye Septerber 14, Welcome my month October 14. Wish me be a lucky girl. 
gak terasa sebentar lagi genap 21 tahun dibulan oktober 2014. perjalanan yang luar biasa diusia yang luar biasa juga semua berkat Yesusku yang sangat luar biasa. Thanks Jesus....
Engkau menjaga ku sejak aku masih didalam rahim mama, usia setahun, dua tahun, dan sampai saat ini aku tumbuh menjadi seorang gadis. Masih banyak cita-cita dan harapan yang masih belum tercapai, banyak target-target kedepan. terkadang merasa ragu, kadang bahkan agak percaya dan menjadi pesimis. tetapi Yesusku memang luar biasa Dia memberikan apa yang ku butuhkan, Dia mengetahui isi hatiku. yaaahhh... aku percaya rancangan Tuhan adalah rancangan dalam sejahtera dalam hidupku dan bukan rancangan kecelakaan. semoga
aku menjadi a lucky girl. semangat putri cantik.

Senin, 22 September 2014

Mahasiswa Baru di komplek Perumahan Persada angkatan 2014 Unsri.


METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

1.  Model Water Fall 
·         Biasa disebut dengan metode sekuensial linear
·         Merupakan metode pengembangan sistem yang paling tua
·         Metodologi pengembangan yang paling banyak dipakai
·         Model ini mengusulkan sebuah pendekatan perkembangan perangkat lunak yang sistematik dan sekunsial yang dimulai pada tingkat dan kemajuan sistem pada seluruh analisis, desain , kode, pengujian, dan pemeliharaan.
·         Mudah di aplikasikan
·         Pelanggan sulit untuk menyatakan kebutuhan secara eksplisit sehingga sulit untuk megakomodasi ketidakpastian pada saat awal proyek
·         Pelanggan harus bersikap sabar karena harus menunggu sampai akhir proyrk dilalui. Sebuah kesalahan jika tidak diketahui dari awal akan menjadi masalah besar karena harus mengulang dari awal
·         Pengembang sering melakukan penundaan yang tidak perlu
Berikut merupakan gambaran dari proses waterfall :
 
12. Model Prototype
·         Belum ada sistem dengan karakteristik yang sama dengan sistem yang diajukan yang pernah dikembangkan oleh pengembang.
·         Pengalaman dalam menggunakan sistem yang secara signifikan ditambahkan kedalam daftar kebutuhan yang harus dipenuhi oleh sistem
·         Pengguna user ikut berpartisipasi dalam proses pengembangan.
·         Adanya intensitas kerjasama antara developer dan customers atau user
·         Berfungsi sebagai sebuah mekanisme untuk mengidentifikasi kebutuhan perangkat lunak
·         Sistem prototype dikembangkan dalam waktu yang singkat dan biaya yang relatif murah
·         Sistem prototype dapat dikembangkan dengan menggunakan metode dan bahasa pemrograman konvensional
·         Selama prototyping, analis dapat menghubungkan bagian dari program reusable
·         Prototype di bangun ulang, alternatif ini berarti memprogram ulang mulai dari awal.
·         Perlunya penyelesaian yang cepat
·         Sitem yang inovatif. Sistem tersebut membutuhkan cara penyelesaian masalah dan penggunaan perangkat keras yang mutakhir
Pemodelan tahapan prototyping :
   
3.  RAD (Rapid Application Development)
·         Proses pengembangan sistem relatif singkat
·         Bersifat reusable, developer tidak perlu melakukan pengembangan sistem dari awal dan memiliki waktu yang singkat
·         Tidak cocok untuk skala proyek yang besar
·         sistem yang tidak bisa dimodularisasi tidak cocok untuk model ini
·         Proyek bisa gagal karena waktu yang disepakati tidak dipenuhi
·         Resiko teknis yang tinggi juga kurang cocok untuk model ini
·         RAD menuntut pengembang dan pelanggan memiliki komitmen di dalam aktivitas rapd-fire
 Pemodelan proses pada RAD :

 
4.    SDLC (System Developments Life Cycle)
·         Proses yang diterapkan secara logik mulai dari tahap perencanaan sampai penerapan
·         Kebutuhan pemakai pada umumnya didefinisikan dengan baik
·         Proses input, output, dan transaksi relatif tinggi
·         Sistem kendali ekstensif dan keamanan relatif canggih
·         Biasanya suatu sistem komputer banyak pemakai yang besar dan saling terintegrasi
Pemodelan tahapan SDLC :
 
5.    Throw-away prototyping
·         Merupakan model pengembangan yang hampir sama dengan prototype
·         Menekankan pada tahapan design
·         Memahami persyaratan user dengan memberikan prototype aplikasinya
·         Aplikasi akan sesuai dengan keinginan user berdasarkan pada usability dan estetika penggunaan
·         Digunakan pada lingkup sistem yang kecil atau menengah
Pemodelan proses throw-away prototyping :

 
6.  Incremental Development
·         Incremental model termasuk kategori evolutionary software process models karena bersifat iteratif atau mengandung perulangan
·         Adanya penambahan rules yang mengakibatkan bertambahnya kemampuan fungsional sistem
·         Merupakan model dengan manajemen yang sederhan
·         Resiko untuk kegagalan proyek secara keseluruhan lebih rendah, walaupun masalah masih dapat ditemukan pada beberapa increment
·         Nilai penggunaan dapat ditentukan pada setiap increment sehingga fungsionalitas sistem disediakan lebih awal.
·         Prioritas tertinggi pada pelayanan sistem adalah yang paling diuji
·         Memiliki risiko lebih rendah terhadap keseluruhan pengembagan sistem
·         Merupakan kombinasi dari waterfall model, yaitu dengan melakukan tahap- tahap waterfall model secara iteratif.
·         Mungkin terjadi kesulitan untuk memetakan kebutuhan pengguna ke dalam rencana spesifikasi masing-masing hasil increment
·         Untuk sistem dengan interaksi skala kecil dan medium
·         Untuk sistem dengan masa penggunaan pendek
·         Cocok untuk proyek berukuran kecil (tidak lebih dari 200.000 baris coding)
Pemodelan proses Incremental:
 
 7.    Component-Based Development Model
·         Component-based development sangat berkaitan dengan teknologi berorientasi
Objek
·         Banyak class yang dibangun dan menjadi komponen
·         Class-class tersebut bersifat reusable artinya bisa digunakan kembali
·         Model ini bersifat iteratif atau berulang-ulang prosesnya
·         Menekankan perancangan dan pembangunan software dengan menggunakan komponen software yang sudah ada
·         Biaya produksi berkurang sampai 84% arena pembangunan komponen berkurang
·         Siklus waktu pengembangan software, karena mampu mengurangi waktu 70%
·         software engineering (component-based development) melakukan analisis terhadap domain model yang sudah ditetapkan kemudian menentukan spesifikasi dan merancang berdasarkan model struktur dan spesifikasi sistem


8.    Extreme Programming
·         Metodologi yang menekankan pada keterlibatan user secara langsung, pengujian, pay-as-you-go design
·         Mengandung 4 nilai penting yaitu : komunikasi, tanggapan, kesederhanaan, dan berani
·         Membutuhkan waktu lebih instan dalam pengembangannya
·         Bekerja lebih baik dalam projek dengan tidak ada perubahan yang tak tentu
·         Membutuhkan kedisiplinan tinggi
·         Tepat hanya jika dilakukan di projek kecil
·         Membutuhkan lebih banyak inputan dari pengguna

9.      Spiral
·         Setiap loop mewakili satu fase dari software process
·         Loop paling dalam berfokus pada kelayakan dari sistem
·         Dapat disesuaikan agar perangkat lunak bisa dipakai selama hidup perangkat lunak komputer
·         Lebih cocok untuk pengembangan sistem dan perangkat lunak skala besar
·         Menggunakan prototipe sebagai mekanisme pengurangan resiko dan pada setiap keadaan di dalam evolusi produk
·         Membutuhkan pertimbangan langsung terhadp resiko teknis sehingga mengurangi resiko sebelum menjadi permaslahan yang serius
·         Butuh waktu lama untuk menerapkan paradigma ini menuju kepastian yang absolut
·         Memerlukan penaksiran resiko yang masuk akal dan akan menjadi masalah yang serius jika resiko mayor tidak ditemukan dan diatur
Pemodelan proses spiral:
   

10.      Parallel Development
·         Suatu cara pada SDLC yang melakukan fase design dan implementation secara paralel.
·         Meminimalisasi waktu penjadwalan
·         Meminimalisasi kesempatan untuk dikerjakan ulang
·         Masih menggunakan dokument di kertas
·         Menggabungkan subproyek memerlukan suatu keahlian yang khusus. Biasanya banyak terjadi kegagalan pada saat proses penggabungannya
Pemodelan proses parallel :
   

11.      Phased Develpoment
·         Merupakan turunan dari model pengembangan sistem RAD
·         Menghemat waktu pengembangan sistem
·         Mengembangkan suatu desain yang telah disetujui oleh konsumen
·         Sistem dapat dipecah menjadi bagian yang lebih kecil
·         Phase development-based methodologi mempunyai perolehan keuntungan yang cepat
Pemodelan proses phased-development :