Senin, 22 September 2014

METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

1.  Model Water Fall 
·         Biasa disebut dengan metode sekuensial linear
·         Merupakan metode pengembangan sistem yang paling tua
·         Metodologi pengembangan yang paling banyak dipakai
·         Model ini mengusulkan sebuah pendekatan perkembangan perangkat lunak yang sistematik dan sekunsial yang dimulai pada tingkat dan kemajuan sistem pada seluruh analisis, desain , kode, pengujian, dan pemeliharaan.
·         Mudah di aplikasikan
·         Pelanggan sulit untuk menyatakan kebutuhan secara eksplisit sehingga sulit untuk megakomodasi ketidakpastian pada saat awal proyek
·         Pelanggan harus bersikap sabar karena harus menunggu sampai akhir proyrk dilalui. Sebuah kesalahan jika tidak diketahui dari awal akan menjadi masalah besar karena harus mengulang dari awal
·         Pengembang sering melakukan penundaan yang tidak perlu
Berikut merupakan gambaran dari proses waterfall :
 
12. Model Prototype
·         Belum ada sistem dengan karakteristik yang sama dengan sistem yang diajukan yang pernah dikembangkan oleh pengembang.
·         Pengalaman dalam menggunakan sistem yang secara signifikan ditambahkan kedalam daftar kebutuhan yang harus dipenuhi oleh sistem
·         Pengguna user ikut berpartisipasi dalam proses pengembangan.
·         Adanya intensitas kerjasama antara developer dan customers atau user
·         Berfungsi sebagai sebuah mekanisme untuk mengidentifikasi kebutuhan perangkat lunak
·         Sistem prototype dikembangkan dalam waktu yang singkat dan biaya yang relatif murah
·         Sistem prototype dapat dikembangkan dengan menggunakan metode dan bahasa pemrograman konvensional
·         Selama prototyping, analis dapat menghubungkan bagian dari program reusable
·         Prototype di bangun ulang, alternatif ini berarti memprogram ulang mulai dari awal.
·         Perlunya penyelesaian yang cepat
·         Sitem yang inovatif. Sistem tersebut membutuhkan cara penyelesaian masalah dan penggunaan perangkat keras yang mutakhir
Pemodelan tahapan prototyping :
   
3.  RAD (Rapid Application Development)
·         Proses pengembangan sistem relatif singkat
·         Bersifat reusable, developer tidak perlu melakukan pengembangan sistem dari awal dan memiliki waktu yang singkat
·         Tidak cocok untuk skala proyek yang besar
·         sistem yang tidak bisa dimodularisasi tidak cocok untuk model ini
·         Proyek bisa gagal karena waktu yang disepakati tidak dipenuhi
·         Resiko teknis yang tinggi juga kurang cocok untuk model ini
·         RAD menuntut pengembang dan pelanggan memiliki komitmen di dalam aktivitas rapd-fire
 Pemodelan proses pada RAD :

 
4.    SDLC (System Developments Life Cycle)
·         Proses yang diterapkan secara logik mulai dari tahap perencanaan sampai penerapan
·         Kebutuhan pemakai pada umumnya didefinisikan dengan baik
·         Proses input, output, dan transaksi relatif tinggi
·         Sistem kendali ekstensif dan keamanan relatif canggih
·         Biasanya suatu sistem komputer banyak pemakai yang besar dan saling terintegrasi
Pemodelan tahapan SDLC :
 
5.    Throw-away prototyping
·         Merupakan model pengembangan yang hampir sama dengan prototype
·         Menekankan pada tahapan design
·         Memahami persyaratan user dengan memberikan prototype aplikasinya
·         Aplikasi akan sesuai dengan keinginan user berdasarkan pada usability dan estetika penggunaan
·         Digunakan pada lingkup sistem yang kecil atau menengah
Pemodelan proses throw-away prototyping :

 
6.  Incremental Development
·         Incremental model termasuk kategori evolutionary software process models karena bersifat iteratif atau mengandung perulangan
·         Adanya penambahan rules yang mengakibatkan bertambahnya kemampuan fungsional sistem
·         Merupakan model dengan manajemen yang sederhan
·         Resiko untuk kegagalan proyek secara keseluruhan lebih rendah, walaupun masalah masih dapat ditemukan pada beberapa increment
·         Nilai penggunaan dapat ditentukan pada setiap increment sehingga fungsionalitas sistem disediakan lebih awal.
·         Prioritas tertinggi pada pelayanan sistem adalah yang paling diuji
·         Memiliki risiko lebih rendah terhadap keseluruhan pengembagan sistem
·         Merupakan kombinasi dari waterfall model, yaitu dengan melakukan tahap- tahap waterfall model secara iteratif.
·         Mungkin terjadi kesulitan untuk memetakan kebutuhan pengguna ke dalam rencana spesifikasi masing-masing hasil increment
·         Untuk sistem dengan interaksi skala kecil dan medium
·         Untuk sistem dengan masa penggunaan pendek
·         Cocok untuk proyek berukuran kecil (tidak lebih dari 200.000 baris coding)
Pemodelan proses Incremental:
 
 7.    Component-Based Development Model
·         Component-based development sangat berkaitan dengan teknologi berorientasi
Objek
·         Banyak class yang dibangun dan menjadi komponen
·         Class-class tersebut bersifat reusable artinya bisa digunakan kembali
·         Model ini bersifat iteratif atau berulang-ulang prosesnya
·         Menekankan perancangan dan pembangunan software dengan menggunakan komponen software yang sudah ada
·         Biaya produksi berkurang sampai 84% arena pembangunan komponen berkurang
·         Siklus waktu pengembangan software, karena mampu mengurangi waktu 70%
·         software engineering (component-based development) melakukan analisis terhadap domain model yang sudah ditetapkan kemudian menentukan spesifikasi dan merancang berdasarkan model struktur dan spesifikasi sistem


8.    Extreme Programming
·         Metodologi yang menekankan pada keterlibatan user secara langsung, pengujian, pay-as-you-go design
·         Mengandung 4 nilai penting yaitu : komunikasi, tanggapan, kesederhanaan, dan berani
·         Membutuhkan waktu lebih instan dalam pengembangannya
·         Bekerja lebih baik dalam projek dengan tidak ada perubahan yang tak tentu
·         Membutuhkan kedisiplinan tinggi
·         Tepat hanya jika dilakukan di projek kecil
·         Membutuhkan lebih banyak inputan dari pengguna

9.      Spiral
·         Setiap loop mewakili satu fase dari software process
·         Loop paling dalam berfokus pada kelayakan dari sistem
·         Dapat disesuaikan agar perangkat lunak bisa dipakai selama hidup perangkat lunak komputer
·         Lebih cocok untuk pengembangan sistem dan perangkat lunak skala besar
·         Menggunakan prototipe sebagai mekanisme pengurangan resiko dan pada setiap keadaan di dalam evolusi produk
·         Membutuhkan pertimbangan langsung terhadp resiko teknis sehingga mengurangi resiko sebelum menjadi permaslahan yang serius
·         Butuh waktu lama untuk menerapkan paradigma ini menuju kepastian yang absolut
·         Memerlukan penaksiran resiko yang masuk akal dan akan menjadi masalah yang serius jika resiko mayor tidak ditemukan dan diatur
Pemodelan proses spiral:
   

10.      Parallel Development
·         Suatu cara pada SDLC yang melakukan fase design dan implementation secara paralel.
·         Meminimalisasi waktu penjadwalan
·         Meminimalisasi kesempatan untuk dikerjakan ulang
·         Masih menggunakan dokument di kertas
·         Menggabungkan subproyek memerlukan suatu keahlian yang khusus. Biasanya banyak terjadi kegagalan pada saat proses penggabungannya
Pemodelan proses parallel :
   

11.      Phased Develpoment
·         Merupakan turunan dari model pengembangan sistem RAD
·         Menghemat waktu pengembangan sistem
·         Mengembangkan suatu desain yang telah disetujui oleh konsumen
·         Sistem dapat dipecah menjadi bagian yang lebih kecil
·         Phase development-based methodologi mempunyai perolehan keuntungan yang cepat
Pemodelan proses phased-development :
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar